Senin, 05 Januari 2026

[FOTOGRAFI] UIN SAIZU DALAM LENSA

 Gerbang Harmoni UIN Saizu

(Camera ReLens/Realme C33)

Pertigaan Perpustakaan, Fakultas Dakwah dan arah Gedung A

Menampilkan suasana kampus UIN Saizu dari sudut lanskap, dengan fokus pada perpaduan bangunan megah dan aktivitas mahasiswa di dalam area kampus. Foto ini ingin menggambarkan bahwa kampus bukan hanya ruang belajar, tapi juga ruang interaksi sosial dan harmoni arsitektur islami-modern. 

1.      Segitiga Exposure

a.      ISO: 2034      

b.      Aperture: f/1,8

c.       Shutter Speed: 1/1004

Dengan ISO 2034, kamera bisa menangkap detail bangunan tanpa noise berlebih, tetap menjaga kejelasan warna hijau toska bangunan dan langit putih yang soft. Selain itu, f/1,8 bisa memberikan sedikit efek depth of field (fokus tajam di objek utama, seperti bangunan dan jalan, dengan latar belakang sedikit blur di kejauhan). Tapi karena ini lanskap, efeknya nggak terlalu ekstrim, cuma bikin objek di depan lebih menonjol.

Dengan 1/1004 detik, gerakan objek jadi freeze tanpa goyang atau motion blur, dan tetap mempertahankan detail arsitektur kampusnya.

2.      Lighting: Natural Lighting (Soft Light)

Mengandalkan cahaya alami karena suasana pemotretan di lakukan di luar ruangan, di area kampus UIN Saizu. Selain itu, Soft light membantu menampilkan warna asli bangunan (hijau toska dan putih) dengan lebih seimbang, tanpa kontras berlebihan.

3.      Komposisi: Leading Lines & Framing

Garis vertikal bangunan dan jalan setapak serta arah motor-motor mengarahkan mata penonton ke titik tengah, menuju gedung biru di kejauhan. Sementara gapura dan skybridge membingkai bagian tengah foto, menciptakan kesan simetris dan menonjolkan arsitektur kampus.

4.      Teknik Pengambilan Gambar: Low Angle Shot

Mata kamera berada sedikit di bawah horizon, memunculkan efek dramatis bangunan yang tinggi dan megah.

Teduh Ilmu Perpustaakan Saizu

(Aplikasi Camera ReLens/Realme C33)


Depan Rektorat

Foto ini bertujuan menampilkan ikon kampus UIN Saizu, yaitu Gedung Perpustakaan Pusat, sebagai representasi pusat ilmu pengetahuan di lingkungan kampus dalam lanskap alam. Konsepnya menonjolkan perpaduan antara arsitektur modern Islami dan suasana langit mendung, menciptakan nuansa tenang, damai, dan intelektual.

1.      Segitiga Exposure

a.      ISO: 2537

b.      Aperture: f/1,8

c.       Shutter Speed: 1/1074

ISO 2537 Dipilih karena kondisi cuaca mendung dan cahaya alami yang agak redup, sehingga ISO tinggi membantu menangkap pencahayaan lebih maksimal tanpa terlalu gelap, terutama untuk area gedung dan detail pepohonan. Sementara f/1,8 ini mempertahankan ketajaman pada gedung dan latar depan, sambil membuat awan tampak lebih lembut dan dreamy. Dan Shutter speed tinggi digunakan untuk menjaga hasil gambar tetap tajam, terutama karena ISO yang tinggi rentan noise, jadi kecepatan rana ini menjaga agar gambar stabil tanpa blur meskipun diambil dengan genggaman tangan.

 

2.      Lighting: Natural Lighting (Soft Light)

Ingin menonjolkan suasana asli lingkungan kampus di bawah langit mendung, maka digunakan pencahayaan alami (natural lighting). Cahaya dari langit yang tertutup awan memberikan efek soft light yang lembut, tanpa bayangan keras, sehingga membuat warna bangunan, pepohonan, dan langit berpadu secara alami dan syahdu.

3.      Komposisi: Rule Of Thirds

Komposisi ini dipilih untuk memberikan ruang kosong di sisi kanan atas berupa langit luas yang dipenuhi awan mendung. Efeknya, foto jadi terasa lebih seimbang dan natural, karena mata penonton akan otomatis mengikuti garis imajiner dari gedung ke langit, menciptakan alur pandangan yang nyaman dan estetik

4.      Teknik Pengambilan Gambar: Low Angle Shot

Untuk memberikan kesan megah, kokoh, dan anggun pada bangunan Perpustakaan UIN Saizu. Dengan mengambil gambar dari sudut bawah ke atas, gedung terlihat lebih tinggi dan dominan di dalam frame, sekaligus memberikan perspektif unik terhadap arsitektur kampus.

Bentang Hijau UIN Saizu

(Aplikasi Camera ReLens/Realme C33)

Lantai 2 Gedung A

Mengabadikan lanskap kawasan utama UIN Saizu yang ikonik, memperlihatkan tatanan bangunan kampus dengan nuansa arsitektur Islami modern berbalut warna hijau toska yang menjadi ciri khas kampus. Konsep ini ingin menghadirkan suasana teduh, tenang, dan megahnya kampus di bawah langit mendung, menggambarkan wajah kampus dalam keseharian mahasiswa.

1.      Segitiga Exposure

a.      ISO: 2265

b.      Aperture: f/1,8

c.       Shutter Speed: 1/636

Karena kondisi cuaca mendung dengan pencahayaan terbatas, maka dipilih ISO tinggi untuk meningkatkan sensitivitas cahaya, aperture lebar untuk menambah intensitas cahaya masuk, dan shutter speed cepat untuk menjaga ketajaman objek tanpa blur.

 

 

2.      Lighting: Natural Lighting (Soft Lighting)

Karena foto diambil di luar ruangan dengan kondisi cahaya alami dari langit mendung. Natural lighting dipilih agar suasana kampus terlihat lebih natural, lembut, dan tidak terlalu harsh (keras) seperti kalau pakai flash. Cahaya mendung menghasilkan soft light yang merata, mengurangi bayangan tajam, dan memberikan tone warna yang lebih kalem, cocok untuk konsep lanskap kampus yang tenang dan asri. Jadi, lighting alami ini dipilih untuk mempertahankan nuansa asli lanskap UIN Saizu tanpa sentuhan buatan, sehingga hasil foto tetap jujur menggambarkan kondisi saat itu.

3.      Komposisi: Rule Of Thirds, Leaading Lines & Framing

Bangunan utama ditempatkan pada area kanan-tengah foto, sehingga tetap menjadi fokus utama namun didukung oleh elemen lain di sekitarnya seperti taman, jalan, dan langit. Garis tangga dan atap kanan foto mengarahkan pandangan mata menuju ke bangunan utama. Atap bagian atas foto dimanfaatkan sebagai frame alami untuk memberi batas atas pada foto dan mempertegas arah pandangan.

4.      Teknik Pengambilan Gambar: Eye Level Shot

Agar seluruh lanskap area taman, jalan, dan bangunan utama UIN Saizu dapat terekam utuh dalam satu frame. Teknik ini dipilih karena mampu menyajikan keseimbangan visual antara objek gedung, area depan, dan langit, sekaligus menampilkan situasi kampus secara natural tanpa kesan berlebihan.

Fotografer: Riris Rizki Maulida
Dipotret sebagai Tugas Ujian Tengah Semester (UTS) mata kuliah Fotografi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[ARTIKEL] “SELF-WORTH DALAM PANDANGAN ISLAM: PEMAHAMAN MENGENAI NILAI DIRI INDIVIDU”

Riris, Yusuf (Host Malam Puncak OSI Nasional & Festival Mahasantri 20025) Dalam menjalani sebuah proses kehidupan, individu bertahan s...