![]() |
| Pasangan Calon (PASLON) tunggal nomor 1, Sadewo Tri Lastiono - Dwi Asih Lintarti saat penajaman Visi-Misi Pilkada Banyumas, Sabtu (2/11/2024). (Picture by Anang Firmansyah/detikJateng) |
Banyumas
- Pasangan
calon bupati dan wakil bupati, Sadewo Tri Lastiono dan Dwi Asih Lintarti,
merupakan satu-satunya calon dengan nomor urut 1 yang bersaing melawan kotak
kosong dan sementara unggul berdasarkan hasil pemungutan suara di Kabupaten
Banyumas, Jawa Tengah. Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Banyumas tahun ini
diselenggarakan pada Rabu, (27/11/2024) dengan tujuan memilih pemimpin yang
diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi Banyumas.
Hasil
sementara pemungutan suara di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) Kabupaten
Banyumas menunjukkan pasangan Sadewo-Lintarti meraih sekitar 59,21% suara,
sementara kotak kosong memperoleh 40,79%. Meskipun unggul, hasil ini di luar
ekspektasi internal, mengingat Sadewo-Lintarti diusung oleh berbagai koalisi
besar, seperti yang diakui Ketua Tim Pemenangan, Dr. Budhi Setiawan.
Menanggapi
fenomena suara kotak kosong yang cukup tinggi, Sadewo mengatakan kepada
wartawan saat ditemui pada Jumat, (29/11/2024) "Kami menganggap tidak ada
lawan, karena hanya calon tunggal. Adapun fenomena kolom kosong itu bagi kami
bukan lawan, karena ada masyarakat yang kecewa. Wajar saja ada yang suka dan
tidak suka." (detikjateng, 2024)
Meski
begitu, hasil tersebut belum bisa dikatakan resmi sebelum hasil akhir diumumkan
oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas setelah proses rekapitulasi selesai.
Namun, pasangan calon Sadewo-Lintarti dan tim pemenangan menerima hal tersebut
sebagai bahan evaluasi untuk Pilkada selanjutnya. Harapannya, hal-hal seperti
ini tidak terulang di masa mendatang dan calon bupati terpilih dapat menjaga
kondusivitas dengan baik.
"Kami
berdua sangat menjaga kondusivitas Kabupaten Banyumas. Itu sudah dibuktikan. Ke
depan, begitu kami dilantik, itu yang akan kami jaga kondusivitasnya. Kalau
kemudian lawan head to head 60:40, lawannya kan nggak dukung saya. Itu
juga bagi kami ini bukan lawan. Ini teman mungkin yang kemudian salah
pengertian, kecewa. Jadi, bukan lawan politik," terang Sadewo, saat
ditemui detikJateng pada Jumat, (29/11/2024).
Penulis: Riris Rizki Maulida
Ditulis sebagai Tugas Mandiri mata kuliah Teknik Reportase

Tidak ada komentar:
Posting Komentar