![]() |
| (Sumber: uinsaizu.ac.id publication) |
PURWOKERTO - Keputusan memindahkan perkuliahan Fakultas Dakwah UIN SAIZU ke Kampus 2 Purbalingga memicu aksi protes dari mahasiswa pada Senin, 26 Februari 2024. Kabar yang bermula dari unggahan Humas UIN SAIZU dengan headline "Ribuan Mahasiswa Faktultas Dakwah Siap Jalani Perkuliahan di Kampus 2 UIN Saizu di Purbalingga" menuai kecaman dari mahasiswa, yang merasa keputusan ini diambil secara sepihak tanpa melibatkan mereka.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 09.00 pagi di depan Rektorat UIN SAIZU berlangsung hingga sore hari. Mahasiswa Fakultas Dakwah menolak keputusan perpindahan perkuliahan ke Kampus 2 di Purbalingga dengan alasan jarak, biaya tambahan, serta kenyamanan yang sudah ada di Kampus 1. Aksi ini juga mendapat dukungan dari beberapa dosen yang juga mempertimbangkan faktor jarak dan efisiensi,
Salah satu peserta aksi, Wildhan Al Ayubi, mahasiswa semester 2 Komunikasi dan penyiaran Islam, memberikan tanggapan mengenai alasan penolakan tersebut, “Alasannya, ya, karena banyaknya LK (Lembaga Keorganisasian) yang dimana lebih aktif di kampus 1, Purwokerto. Jadi, kalo dipindah juga akan memakan waktu dan jarak, jikalau bolak-balik Purwokerto-Purbalingga. Meski dikatakan fasilitas di kampus 2 Purbalingga lebih memadai, sebenarnya di Purwokerto juga bisa memadai, jika dikembangkan lagi. Lagipula, di Purwokerto, Fakultas Dakwah sudah nyaman, kalau dipindah akan memakan biaya lagi untuk pindah kos, pondok, dan lain sebagainya,”
Meski
aksi berlangsung damai hingga sore hari, pihak kampus belum memberikan
keputusan tegas terkait tuntutan mahasiswa, sehingga ketidakpastian terus
berlanjut.
Penulis: Riris Rizki Maulida
Ditulis sebagai Tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Teknik Reportase

Tidak ada komentar:
Posting Komentar