Senin, 05 Januari 2026

REVIEW JURNAL PERILAKU SOSIAL KOMUNIKASI

 

(Generate Image by Gemini AI)

Judul Jurnal                         : “Etika dalam Penggunaan Media Sosial : Perilaku Komunikasi yang Bertanggung Jawab”

Penulis                                    : Didy Muzaki, Nasichah, Muhammad Hudan Raya, Nahda Fatiyah, Nilam Irma Damayanti

Nama Jurnal Ilmiah              : Jurnal JURTIE

Volume dan Halaman           : Vol 5 No 2 Juli 2023 hal 60-72

Tahun Terbit                          : 2023

1.      PENDAHULUAN

Jurnal ini membahas mengenai etika penggunaan media sosial dalam berperilaku komunikasi sosial yang bertanggung jawab di ranah digital. Dalam penggunaannya, media sosial dikenal sebagai aplikasi jejaring situs pertemanan dan berita atau informasi dalam berkomunikasi, namun, luasnya jejaring ini seringkali memungkinkan penyebaran informasi yang tidak jelas kebenarannya (hoax), bahkan terjadinya cyberbullying dan cyberhate di media sosial. Masih banyak para pengguna media sosial yang kurang cerdas dalam memanfaatkan media sosial sebagai ruang berinteraksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa penggunaan media sosial dan perilaku komunikasi yang bertanggung jawab dalam bermedia sosial.

2.      METODE PENELITIAN

Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dilakukan dengan pengisian kuesioner. Kuesioner ini merupakan kuesioner yang bersifat tertutup yaitu jawaban telah disediakan oleh penulis dan responden hanya memilih jawaban yang telah disediakan. Penyebaran kuesioner ini dilakukan dengan menggunakan google form sebagai medianya. Dengan objek yaitu orang-orang yang memiliki sosial media dan pernah melakukan aktivitas di sosial media. Dalam penelitian ini terdapat 40 responden yang telah mengisi kuesioner dengan 18 pertanyaan dengan pilihan jawaban: sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju, sangat tidak setuju.

3.      HASIL & PEMBAHASAN

Berdasarkan penelitian melalui kuisioner diketahui bahwa sebagian besar (lebih dari 50%) partisipan menyatakan sangat setuju melakukan etika komunikasi dalam menggunakan media sosial, terutama perilaku komunikasi yang bertanggungjawab.

Sebanyak lebih dari 90% responden menyetujui bahwa etika komunikasi saat menggunakan sosial media diantaranya yaitu memeriksa fakta sebelum membagikan informasi yang kita belum ketahui dengan jelas asal usul dari informasi tersebut untuk  menghindari lebih banyaknya penyebaran berita palsu (hoax).

Sementara itu, lebih dari 85% responden tidak setuju bahwa melakukan pelecehan, mengumbar privasi orang lain, menghina orang yang tidak dikenal, dan menyebarkan ujaran kebencian disosial media itu disebut dengan perilaku yang komunikasi yang bertanggungjawab. Mereka menilai bahwa semua hal tadi adalah perilaku komunikasi yang sangat tidak bertanggungjawab disosial media karena akan membuat orang lain merasa tidak nyaman bahkan bisa sampai depresi.

Kemudian, lebih dari 70% responden juga setuju bahwa perilaku komunikasi yang bertanggungjawab disosial media itu adalah memastikan kebenaran informasi sebelum membagikannya, melaporkan perilaku (intimidasi, rasisme, dan penghinaan), dan membuat klarifikasi atas tindakan yang salah, serta harus memiliki etika dalam berkomunikasi terutama dalam hal ini etika komunikasi disosial media.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Etika merupakan ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak. Etika dapat dibedakan menjadi tiga pengertian pokok, yaitu ilmu tentang apa yang baik dan kewajiban moral, kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak serta nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.

Dalam komunikasi, etika juga berperan penting. Hal ini didukung oleh (Sari, 2020), yang menyatakan etika komunikasi yang baik akan menciptakan hubungan yang baik dan harmonis antar manusia. Sebaliknya tanpa adanya pengetahuan etika komunikasi maka akan terjadinya kesalahpahaman yang menimbulkan perselisihan dan pertengkaran yang dapat memecah belahkan kehidupan manusia.

Proses komunikasi banyak terjadi melalui media sosial. Dalam media sosial manusia dapat bertukar pikiran, mencari informasi, bahkan dapat digunakan sebagai hiburan. Praktik komunikasi di media sosial harus memperhatikan etika dalam berkomunikasi, kemampuan pengendalian diri, kedewasaan dalam bersikap, serta tanggung jawab atas setiap ucapan yang hendak atau sedang disampaikan.

Tetapi kenyataanya, kehadiran media sosial membuat seseorang dengan mudahnya membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pentingnya memeriksa fakta sebelum membagikan informasi di media sosial adalah dengan melakukan pemeriksaan kembali pada beberapa sumber yang berbeda. Seseorang perlu memperhatikan sumber informasi yang dipercayai dan memastikan bahwa sumber tersebut memiliki reputasi yang baik.

Pengguna media sosial harus bersikap bijak dalam menyebarkan informasi mengenai kehidupan pribadi. Janganlah terlalu mengumbar informasi pribadi terlebih lagi informasi mengenai nomor telepon, alamat rumah, dan anggota keluarga. Hal tersebut bisa saja membuat kontak lain dalam daftar juga akan menjadi informasi bagi mereka yang ingin melakukan tindak kejahatan.

Dalam bermedia sosial tidak jarang kita menemui ujaran kebencian yang disebarkan oleh oknum, ujaran kebencian tersebut dapat ditujukan kepada personal atau instansi tertentu, bahkan yang menuliskan jika para penyebar ujaran kebencian di media sosial mayoritas menggunakan nama samaran untuk akun mereka dengan tujuan untuk menghindari Etika dalam Penggunaan Media Sosial: Perilaku Komunikasi yang Bertanggung Jawab diketahuinya identitas asli mereka. Jika identitas tidak jelas, perbuatannya pun tidak dapat dikatakan bertanggung jawab. Maka, menyebarkan ujaran kebencian merupakan tindakan komunimasi yang tidak bertanggung jawab di media sosial.

Sebagai manusia yang mengalami kemajuan dalam teknologi, kita tidak bisa menutup mata dari adanya perlakuan negatif di media sosial. Media sosial akan sangat berdampak negatif jika penggunaaanya disalahgunakan. Ada beberapa etika yang harus diperhatikan dalam media sosial yaitu : 1. Pergunakan bahasa yang baik; 2. Hindari Penyebaran SARA, Pornografi dan Aksi Kekerasan; 3. Kroscek Kebenaran Berita; 4. Menghargai Hasil Karya Orang Lain; 5. Jangan Terlalu Mengumbar Informasi Pribadi.

4.      KESIMPULAN

Jurnal ini memberikan wawasan mendalam tentang pentingnya etika dalam berkomunikasi di media sosial, serta mengingatkan kita untuk membentuk perilaku yang baik dalam setiap interaksi. Etika komunikasi menciptakan hubungan yang harmonis antar manusia dan mencerminkan tanggung jawab kita sebagai pengguna media sosial.

Penulis: Riris Rizki Maulida

Ditulis sebagai Tugas Mandiri mata kuliah Sosiologi & Antropologi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[ARTIKEL] “SELF-WORTH DALAM PANDANGAN ISLAM: PEMAHAMAN MENGENAI NILAI DIRI INDIVIDU”

Riris, Yusuf (Host Malam Puncak OSI Nasional & Festival Mahasantri 20025) Dalam menjalani sebuah proses kehidupan, individu bertahan s...