![]() |
| (Generate Image by Gemini AI) |
Judul
Jurnal : “Etika
dalam Penggunaan Media Sosial : Perilaku Komunikasi yang Bertanggung Jawab”
Penulis : Didy
Muzaki, Nasichah, Muhammad Hudan Raya, Nahda Fatiyah, Nilam Irma Damayanti
Nama
Jurnal Ilmiah : Jurnal
JURTIE
Volume
dan Halaman : Vol
5 No 2 Juli 2023 hal 60-72
Tahun
Terbit : 2023
1. PENDAHULUAN
Jurnal ini membahas mengenai etika penggunaan media
sosial dalam berperilaku komunikasi sosial yang bertanggung jawab di ranah
digital. Dalam penggunaannya, media sosial dikenal sebagai aplikasi jejaring
situs pertemanan dan berita atau informasi dalam berkomunikasi, namun, luasnya
jejaring ini seringkali memungkinkan penyebaran informasi yang tidak jelas
kebenarannya (hoax), bahkan terjadinya cyberbullying dan cyberhate
di media sosial. Masih banyak para pengguna media sosial yang kurang cerdas
dalam memanfaatkan media sosial sebagai ruang berinteraksi. Tujuan penelitian
ini adalah untuk menganalisa penggunaan media sosial dan perilaku komunikasi
yang bertanggung jawab dalam bermedia sosial.
2. METODE
PENELITIAN
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang
dilakukan dengan pengisian kuesioner. Kuesioner ini merupakan kuesioner yang
bersifat tertutup yaitu jawaban telah disediakan oleh penulis dan responden
hanya memilih jawaban yang telah disediakan. Penyebaran kuesioner ini dilakukan
dengan menggunakan google form sebagai medianya. Dengan objek yaitu orang-orang
yang memiliki sosial media dan pernah melakukan aktivitas di sosial media. Dalam
penelitian ini terdapat 40 responden yang telah mengisi kuesioner dengan 18
pertanyaan dengan pilihan jawaban: sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju,
sangat tidak setuju.
3. HASIL
& PEMBAHASAN
Berdasarkan penelitian melalui kuisioner diketahui
bahwa sebagian besar (lebih dari 50%) partisipan menyatakan sangat setuju
melakukan etika komunikasi dalam menggunakan media sosial, terutama perilaku
komunikasi yang bertanggungjawab.
Sebanyak lebih dari 90% responden menyetujui bahwa
etika komunikasi saat menggunakan sosial media diantaranya yaitu memeriksa
fakta sebelum membagikan informasi yang kita belum ketahui dengan jelas asal
usul dari informasi tersebut untuk menghindari lebih banyaknya penyebaran berita palsu
(hoax).
Sementara itu, lebih dari 85% responden tidak setuju
bahwa melakukan pelecehan, mengumbar privasi orang lain, menghina orang yang
tidak dikenal, dan menyebarkan ujaran kebencian disosial media itu disebut
dengan perilaku yang komunikasi yang bertanggungjawab. Mereka menilai bahwa
semua hal tadi adalah perilaku komunikasi yang sangat tidak bertanggungjawab
disosial media karena akan membuat orang lain merasa tidak nyaman bahkan bisa
sampai depresi.
Kemudian, lebih dari 70% responden juga setuju bahwa
perilaku komunikasi yang bertanggungjawab disosial media itu adalah memastikan
kebenaran informasi sebelum membagikannya, melaporkan perilaku (intimidasi,
rasisme, dan penghinaan), dan membuat klarifikasi atas tindakan yang salah,
serta harus memiliki etika dalam berkomunikasi terutama dalam hal ini etika
komunikasi disosial media.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Etika
merupakan ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak. Etika dapat dibedakan
menjadi tiga pengertian pokok, yaitu ilmu tentang apa yang baik dan kewajiban
moral, kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak serta nilai
mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.
Dalam komunikasi, etika juga berperan penting. Hal ini
didukung oleh (Sari, 2020), yang menyatakan etika komunikasi yang baik akan
menciptakan hubungan yang baik dan harmonis antar manusia. Sebaliknya tanpa
adanya pengetahuan etika komunikasi maka akan terjadinya kesalahpahaman yang
menimbulkan perselisihan dan pertengkaran yang dapat memecah belahkan kehidupan
manusia.
Proses komunikasi banyak terjadi melalui media sosial.
Dalam media sosial manusia dapat bertukar pikiran, mencari informasi, bahkan
dapat digunakan sebagai hiburan. Praktik komunikasi di media sosial harus
memperhatikan etika dalam berkomunikasi, kemampuan pengendalian diri,
kedewasaan dalam bersikap, serta tanggung jawab atas setiap ucapan yang hendak
atau sedang disampaikan.
Tetapi kenyataanya, kehadiran media sosial membuat
seseorang dengan mudahnya membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya. Pentingnya
memeriksa fakta sebelum membagikan informasi di media sosial adalah dengan
melakukan pemeriksaan kembali pada beberapa sumber yang berbeda. Seseorang
perlu memperhatikan sumber informasi yang dipercayai dan memastikan bahwa
sumber tersebut memiliki reputasi yang baik.
Pengguna media sosial harus bersikap bijak dalam
menyebarkan informasi mengenai kehidupan pribadi. Janganlah terlalu mengumbar
informasi pribadi terlebih lagi informasi mengenai nomor telepon, alamat rumah,
dan anggota keluarga. Hal tersebut bisa saja membuat kontak lain dalam daftar
juga akan menjadi informasi bagi mereka yang ingin melakukan tindak kejahatan.
Dalam bermedia sosial tidak jarang kita menemui ujaran
kebencian yang disebarkan oleh oknum, ujaran kebencian tersebut dapat ditujukan
kepada personal atau instansi tertentu, bahkan yang menuliskan jika para
penyebar ujaran kebencian di media sosial mayoritas menggunakan nama samaran
untuk akun mereka dengan tujuan untuk menghindari Etika dalam Penggunaan Media
Sosial: Perilaku Komunikasi yang Bertanggung Jawab diketahuinya identitas asli
mereka. Jika identitas tidak jelas, perbuatannya pun tidak dapat dikatakan
bertanggung jawab. Maka, menyebarkan ujaran kebencian merupakan tindakan
komunimasi yang tidak bertanggung jawab di media sosial.
Sebagai manusia yang mengalami kemajuan dalam
teknologi, kita tidak bisa menutup mata dari adanya perlakuan negatif di media
sosial. Media sosial akan sangat berdampak negatif jika penggunaaanya
disalahgunakan. Ada beberapa etika yang harus diperhatikan dalam media sosial
yaitu : 1. Pergunakan bahasa yang baik; 2. Hindari Penyebaran SARA, Pornografi
dan Aksi Kekerasan; 3. Kroscek Kebenaran Berita; 4. Menghargai Hasil Karya
Orang Lain; 5. Jangan Terlalu Mengumbar Informasi Pribadi.
4. KESIMPULAN
Jurnal ini memberikan wawasan mendalam tentang
pentingnya etika dalam berkomunikasi di media sosial, serta mengingatkan kita
untuk membentuk perilaku yang baik dalam setiap interaksi. Etika komunikasi
menciptakan hubungan yang harmonis antar manusia dan mencerminkan tanggung
jawab kita sebagai pengguna media sosial.
Ditulis sebagai Tugas Mandiri mata kuliah Sosiologi & Antropologi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar